Deretan Fakta Menarik Usai Timnas Indonesia Digulung Yordania

Perlu diingat, sebelum bermain kontra Yordania, Andritany Ardhiyasa telah kebobolan tiga gol pada tiga partai awal Persija Jakarta pada Shopee Liga 1 2019.

Setelah membuat kesalahan saat Persija takluk 1-2 dari PSIS Semarang, Andritany kehilangan tempatnya setelah tim ibu kota lebih memilih Shahar Ginanjar sebagai kiper utama menghadapi Bali United pada pekan ketiga Liga 1 2019. Semuanya berjalan normal sebelum Shahar menderita cedera dan Andritany masuk menggantikannya.

Empat menit setelah Andritany berdiri di bawah mistar gawang, Persija kebobolan dan kalah 0-1 dari Bali United. Terlihat jelas bahwa penjaga gawang berusia 27 tahun itu sedang dalam penurunan performa.

Berangkat dari seluruh hal negatif Andritany belakangan, McMenemy tetap memercayai adik dari stoper Bhayangkara FC, Indra Kahfi Ardhiyasa ini. Ban kapten pun tetap melingkar di lengannya.

Yang dikhawatirkan itu datang. Selain kebobolan empat gol, Andritany juga berperan besar dalam proses gol ketiga Yordania via Yousef Al-Rawashdeh pada menit ke-63.

Berawal dari back pass Novri Setiawan, Andritany berniat untuk memberikan operan mendatar kepada rekannya di lini tengah Timnas Indonesia. Namun, sepakan cukup keras itu nyangkut di kaki salah satu pemain tuan rumah.

Bola kemudian disambar Yousef dari luar kotak penalti, dan, Andritany hanya bergeming.

Dengan performa seperti ini, McMenemy mesti mencoba Awan Setho Raharjo, yang selama ini kerap menjadi deputi Andritany, untuk menghadapi Vanuatu pada 15 Juni 2019 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Kendai secara statistik, Awan juga tak lebih baik dari Andritany pada Liga 1 2019.

Penjaga gawang berusia 22 tahun itu bahkan telah empat kali memungut bola dari gawangnya pada tiga pertandingan awal.

Source : https://www.liputan6.com/bola/read/3987854/deretan-fakta-menarik-usai-timnas-indonesia-digulung-yordania

Deretan Fakta Menarik Usai Timnas Indonesia Digulung Yordania